Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, Kamis (20/6), menggelar kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah berprestasi jenjang TK, SD, SMP/SMK dan SLB tingkat Provinsi sebanyak 40 orang yang berasal dari 11 Kabupaten/Kota se-Maluku. Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Ibu Mimi Hudjajani, yang mewakili Bpk. Drs. M. Saleh Thio, selaku kepala dinas, mengatakan dalam era globalisasi dibutuhkan SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional. Karena itu, seleksi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi dan berdedikasi dimaksudkan untuk memotivasi guru dalam meningkatkan profesionalismenya.
Dia mengakui, melalui pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi diharapkan akan memberikan manfaat bagi para pendidik, hingga mereka termotivasi untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dedikasi dan loyalitas, demi kepentingan masa depan bangsa dan negara. Olehnya itu, seleksi guru berprestasi dan berdedikasi tingkat Provinsi ini dilakukan agar bisa menunjukkan kualitas terbaik para pendidik ditingkat Nasional, sehingga dapat mengharumkan nama daerah Maluku diajang Nasional bahkan sampai ke tingkat Internasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Syane Leiwakabessy, mengatakan pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah yang menegang peran utama dalam rangka implementasi fungsi dan upaya mencapai tujuan Nasional tersebut. Menurutnya, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah memilih guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi jenjang TK, SD, SMP, SMA/SMK dan SLB ke tingkat Nasional dan mengangkat harkat dan martabat guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi sebagai profesi terhormat, mulia dan terlindungi.
Kegiatan seleksi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah ini diikuti oleh 11 kabupaten/kota dan peserta berjumlah 40 orang melalui hasil seleksi peringkat I, II dan III dari masing-masing kabupaten/kota, yang dilaksanakan di Hotel Golden Palace pada 20 Juni – 22 Juni 2019.