Kabid Pembinaan SMA Sirhan Pelu, Rabu (26/2/2020), pada acara penutupan Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2019 – 2020, yang berlangsung di Hotel Elizabeth Ambon, mengatakan Rakor ini sangat penting dilakukan, karena secara detail kita mengetahui proses ujian yang sudah berlangsung dari seluruh kabupaten/kota, yaitu hasilnya sudah sampai dimana. Karena pada kegiatan ini menghadirkan SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Maluku.

Menurutnya, pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini kita telah satukan Visi yakni siapkan diri untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang berkualitas, hanya saja pasti ada kendala sebab kita ini daerah kepulauan, maka pasti ada hambatan terutama terhadap pulau-pulau terpencil yang belum teraliri listrik dan jaringan internet. Namun, kami telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, agar mereka yang berkompeten itu bisa mempunyai perhatian serius ketika pelaksaan UNBK berlangsung. Karena semua peralatan yang disiapkan tidak ada yang mengalami kendala.

Pelu menambahkan, dalam Rakor ini juga dibahas menyangkut kesiapan UNBK pada setiap sekolah khusus untuk jenjang sekolah SMA/MA, dimana dari 350 sekolah ada 14 sekolah yang melaksanakan UNKP, diantaranya 9 sekolah SMA dan 5 sekolah MA. Sedangkan untuk sekolah SMK seluruhnya sudah UNBK.

Dengan telah berakhirnya kegiatan Rakor UN ini, maka kami mengharapkan agar peserta setelah kembali ke kabupaten/kota masing-masing dapat bekerja maksimal dan terus membangun koordinasi maupun komunikasi, agar pelaksanaan UN di Provinsi Maluku dapat berjalan dengan aman dan lancar. ()