Setelah menjajaki kerja sama vokasional dengan Universitas Negeri Makassar, kembali pada hari kamis, 3 Februari 2022 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Maluku melakukan penanda tanganan kerja sama (MoU) dengan delapan (8) industri, dunia usaha dan dunia kerja (IDUKA) yang ada Prov. Sulawesi Selatan, diantaranya tiga (3) industri konveksi dan butik serta lima (5) starup dan unicorn. Langkah ini merupakan sebuah terobosan untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan perkembangan sumber daya manusia serta menyesuaikan sistem pendidikan yang selaras dengan tuntutan dunia kerja dan industri.

Kepala Dinas Ibu Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si menyampaikan lulusan SMK idealnya merupakan tenaga kerja yang siap pakai artinya setelah lulus dapat langsung bekerja di dunia usaha dan industri. Permasalahan SMK di Maluku pada umumnya belum adanya link and match dengan iduka dengan kata lain kurikulum dan lingkungan belajar tidak serupa dengan dunia kerja sehingga menyebabkan ketidaksiapan lulusan SMK dalam memasuki dunia kerja. Begitu pula dengan masalah lainnya diantaranya keterbatasan tenaga pengajar produktif serta sarana dan prasarana yang tersedia.

Menyinggung dengan bentuk-bentuk kerja sama yang akan dilaksanakan antara lain Program PKL/Prakerin siswa (Praktik Kerja Lapangan/Industri), Program magang guru/siswa, program guru tamu, program sinkronisasi kurikulum, program kunjungan industri, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, sertifikasi kompetensi, sampai pada rekrutmen lulusan SMK.

Hadir mendampingi Kepala Dinas yakni Kepala Bidang Pembinaan SMK, Ibu Anisah, SE dan Koordinator Pengawas SMK Lantara Habir, S.Pd, M.Pd. penanda tanganan MoU dilaksanakan di Hotel Mercure Makassar.