Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMK Tahun 2021 merupakan wahana unjuk keterampilan bidang seni bagi siswa siswi SMK perwakilan dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku. Dengan seni akan mengungkapkan beragam rasa, karsa, naluri pikiran yang semuanya berpusat pada nilai estetis. Cipta dalam seni mengungkap keterpaduan inovasi, dan ungkapan rasa atau emosi yang sangat dalam. Dengan terselenggaranya FLS2N bagi siswa SMK Tingkat Provinsi Maluku, maka siswa SMK selain terampil juga harus kreatif, kritis sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Rabu 25 Agustus 2021, Seleksi FLS2N Jenjang SMK Tingkat Provinsi Maluku di buka secara virtual oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Ibu Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si yang didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK, Ibu Anisa, SE. Dalam sambutannya walaupun masih ditengah pandemi covid-19 yang masih belum berakhir di negeri ini, akan tetapi pendidikan harus tetap berjalan baik formal maupun non formal dalam rangka menciptakan generasi muda maluku yang berkwalitas dan berkarakter. Seleksi FLS2N SMK ini fokusnya pada lomba yang berkaitan dengan kesenian dan kebudayaan, untuk itu peserta yang mengikuti seleksi harus benar-benar ikut tanpa ada beban dan mesti berkreatifitas dalam mengikuti lomba/seleksi tingkat Provinsi Maluku, karena dari kegiatan inilah kita menemukan siswa/siswi yang bertalenta dijalur seni dan budaya.

Seni merupakan salah satu wahana yang dipergunakan untuk melaksanakan implementasi Penguatan Pendidikan Karakter. Melalui Seni, dapat dikembangkan nilai-nilai karakter yang dapat dilakukan sebagai harmonisasi antara olah pikir, olah rasa, olah hati dan olah raga. Seni sekaligus menjadi sarana peningkatan mutu Sekolah Menengah Kejuruan. Melalui FLS2N Jenjang SMK kami berharap dapat mengasah karakter baik siswa siswi SMK dengan latar belakang bahasa, budaya dan kesenian yang beraneka ragam. Melalui kegiatan seni, dapat dipupuk toleransi, kolaborasi, dan perluasan wawasan terhadap keanekaragaman budaya di Indonesia khususnya di Maluku. Lanjut Ibu Plt. Kepala Dinas meminta agar peserta lomba menjadikan seleksi ini menjadi wahana untuk berkolaborasi, berinovasi, meningkatkan jiwa sportifitas dan kepedulian pada nilai kebudayaan dalam setiap sanubari siswa. Kami juga berharap dukungan dan doa agar kegiatan di Bidang Pembinaan SMK yang ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Panitia kegiatan Jhon Latupeirissa menyampaikan, pada tahun 2021 ini tidak semua Kabupaten/Kota mengikuti seleksi FLS2N karena kondisi pandemi covid-19 masih belum berakhir. Sampai pelaksanaan lomba ini hanya sekitar tujuh Kabupaten/Kota yang dapat mengirimkan peserta yang terdiri dari delapan bidang/mata lomba yaitu nyanyi solo, gitar solo, musik tradisional daerah, tarian tradisional, film pendek, monolog dan seni lukis. Adapun jumlah peserta sebanyak 41 orang.