Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Jenjang SMA Tahun 2021 merupakan ajang talenta bagi siswa SMA di seluruh Indonesia untuk menunjukkan minat dan bakat di bidang seni. Kegiatan di bidang seni merupakan media pengungkapan hati dan ekspresi beragam rasa, karsa, naluri, dan pikiran yang bermuara pada penumbuhan nilai-nilai estetika manusia. Proses kreatif dan daya cipta dalam berkesenian mengungkap kesatuan inovasi, ungkapan rasa, emosi yang sangat dalam tentang eksistensi dan esensi kehidupan. Penyelenggaraan FLS2N diharapkan mampu menumbuh kembangkan kreativitas dan inovasi untuk mendukung industri kreatif di Indonesia.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, melalui Bidang Pembinaan SMA melakukan seleksi dan penilaian karya siswa dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2021. Dalam melakukan penilaian karya Bidang Pembinaan SMA menggandeng 10 Dewan Juri yang terdiri dari unsur seniman, budayawan, akademisi dan unsur Dinas/Instansi terkait. Kegiatan penilaian karya FLS2N Tahun 2021 Tingkat SMA Provinsi Maluku dilaksanakan pada hari Sabtu 21 Agustus 2021 yang lalu, dipusatkan di Hotel Grand Palace Ambon.

Para dewan juri menyeleksi 97 video karya peserta yang mendaftar secara online pada website resmi pusat prestasi nasional. Peserta terdiri dari siswa/siswi SMA dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku. Adapun bidang lomba dalam seleksi FLS2N jenjang SMA/MA Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2021 diantaranya baca puisi, gitar solo, monolog, tari kreasi, vokal solo, desain poster, film pendek, kriya, komik digital, dan cipta lagu.

Disela-sela penilaian para Dewan Juri, Kepala Bidang Pembinaan SMA Bapak Sirhan Jul Chaidir, S.Sos, M.Si menyampaikan kegiatan FLS2N ini diharapkan agar siswa bisa menggali budaya lokal untuk menghasilkan karya seni yang berpotensi untuk diterima di tingkat global. Penyelenggaraan FLS2N ini kita dapat lebih banyak lagi menggali, mengidentifikasi dan mengembangkan talenta di daerah kita, daerah yang besar dengan berbagai karakteristik, kultur dan beragam, banyak talenta yang muncul yang memberikan kontribusi untuk kesejahteraan di Provinsi Maluku. Seni memiliki peran besar pada masa pandemi ini. Dengan tantangan yang dihadapi, kita harus waspada dan menyadari bahwa dari setiap tantangan terdapat peluang, dan kita juga menyadari bahwa belajar bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Keadaan pandemi ini akan semakin menguatkan anak bangsa dan melahirkan generasi muda yang ulet, jujur dan pantang menyerah dalam menghadapi setiap tantangan. Diakhir kata Kepala Bidang Pembinaan SMA menyampaikan Pandemi Covid-19 tidak menjadi pengahalang bagi siswa untuk terus berkarya dan berinovasi.