Pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) secara online dan offline untuk sekolah jenjang SMA dimulai secara serentak, Senin (2/3). Kabid Pembinaan SMA Dikbud Provinsi Maluku Sirhan Pelu, didampingi staf melakukan kunjungan untuk melihat kesiapan ujian yang diawali dari Kecamatan Salahutu pada sekolah-sekolah terdampak gempa.

Menurutnya, proses USBK pada sejumlah sekolah di Salahutu berjalan normal hanya SMA Negeri 4 Salahutu yang menggunakan kertas pensil. Sementara itu, usai melaksanakan kunjungan pada sekolah-sekolah terdampak gempa di Maluku Tengah dan masuk ke Kota Ambon tepatnya pada SMA Negeri 4 Ambon dan SMA Negeri 5 Ambon, dimana untuk hari pertama ujian sekolah, kami boleh berlega hati karena kesiapan sekolah untuk ujian sangat baik. “Semua sekolah sangat proaktif, satu dengan lainnya saling monopang,”ujarnya.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku berharap apa yang sudah baik ini harus terus terbangun sampai pada berlangsungnya UNBK untuk sekolah SMA maupun SMK, yang akan dilaksanakan pada bulan ini.

Lanjutnya, seluruh komponen pendidikan harus lebih menjalin kerjasama untuk bersinergi. Karena berdasarkan masukan dari sekolah-sekolah kini Dikbud Provinsi Maluku telah siapkan satu ruangan khusus untuk tim helpdesk demi kelancaran ujian, yang menjadi tanggungjawab kita bersama.

Ditegaskan pula, proses ujian merupakan tanggungjawab seluruh komponen pendidikan, maka dari itu tidak boleh ada egoisme diantara sesama pemangku kepentingan pendidikan, supaya ujian dapat berjalan aman dan tertib. “Lebih lagi yang diutamakan kejujuran, hingga apa yang menjadi keinginan kita bersama untuk pelaksanaan ujian bisa terwujud dengan baik yaitu menciptakan pendidikan berkualitas di Maluku,”tandasnya. ()