KEPALA DINAS DIKBUD MEMBERIKAN APRESIASI DAN UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA 30 GURU PESERTA PEMBATIK LEVEL 4 PROVINSI MALUKU

Admin Web 2021-11-07 20:37:28 Berita Dinas 921x dibaca
KEPALA DINAS DIKBUD MEMBERIKAN APRESIASI DAN UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA 30 GURU PESERTA PEMBATIK LEVEL 4 PROVINSI MALUKU

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Ibu Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada 30 guru peserta PembaTIK Provinsi Maluku yang telah lolos sampai pada Level 4. Program PembaTIK kepanjangan dari Pembelajaran berbasis TIK yang merupakan program peningkatan kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK guru UNESCO. Program ini diselenggarakan setiap tahun secara nasional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi dengan sistem berjenjang terdiri dari 4 level yaitu level 1 (level Literasi), level 2 (level Implementasi), level 3 (Level Kreasi), dan level 4 (Level Berbagi dan Berkolaborasi).

Sesuai dengan Surat Pengumuman Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Nomor : 5167/J1/TI.09.01/2021 terdapat 30 guru peserta PembaTIK dari Provinsi Maluku yang telah dinyatakan lolos sampai pada level 4 dengan rincian Kota Ambon terdapat 8 peserta, Kab. Maluku Tengah 5 peserta, Kab. Seram Bagian Barart 3 peserta, Kab. Seram Bagian Timur 2 peserta, Kota Tual 3 peserta, Kab. Kepulauan Tanimbar 3 peserta, Kab. Maluku Tenggara 1 peserta, Kab. Buru 3 peserta dan Kab. Kepulauan Aru 2 peserta. Peserta pembaTIK Level 4 Provinsi Maluku kemudian dibagi menjadi 4 kelompok kecil untuk menentukan dan membuat sub tema pada masing-masing kelompok yang didasarkan pada kearifan lokal.

Aprisiasi dan ucapan terima kasih Kepala Dinas Dikbud Provinsi Maluku disampaiakan pada saat membuka kegiatan “Webinar Ale Rasa Beta Rasa Dalam Pemanfaatan Rumah Belajar” yang diselenggarakan oleh Kelompok 1 peserta pembaTIK Provinsi Maluku secara virtual pada hari Sabtu, 6 November 2021. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan TIK yang semakin pesat telah banyak mempengaruhi berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Perkembangan teknologi dalam pendidikan kini berpengaruh pada media pembelajaran, yang semula hanya menggunakan papan, atau bisa disebut black board/whiteboard, sekarang sudah menggunakan (liquid crystal display) LCD, Internet, bahkan pembelajaran jarak jauh. Salah satu pengaruh besar TIK dalam bidang pendidikan yaitu munculnya trobosan baru yang mulai memanfaatkan jaringan komputer dan internet dalam proses pembelajaran yang sering disebut sebagai e-learning atau pembelajaran elektronik.

Guru sebagai penggerak pendidikan dituntut memiliki kompetensi keahlian yang cukup untuk memanfaatkan TIK yang ada, sehingga lebih optimal dalam penyampaian materi pelajaran di sekolah, penguasaan TIK bagi para guru kita di Maluku merupakan suatu kemutlakan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek telah meluncurkan Portal Rumah Belajar menyediakan berbagai bahan belajar, fasilitas komunikasi dan interaksi Antar komunitas pendidikan, bahan belajar untuk guru, bahan belajar untuk peserta didik, wahana aktivitas komunitas (forum), bank soal, dan katalog media pembelajaran. Kehadiran Portal Rumah Belajar di dunia maya (internet) menambah khasanah sumber belajar bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Lanjut Ibu Kepala Dinas, para guru peserta Pembatik Level 4 di Provisni Maluku ini merupakan pendididk hebat yang telah membuktikan kompensinya sehingga telah melewati 3 level sebelumnya, yakni Literasi, Implementasi dan Kreasi, semoga di tahap ke 4 atau tahap Kolaborasi ini juga bisa menyelesaikannya dengan sempurna. Para guru peserta Pembatik Level 4 ini merupakan mitra startegis bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam mendayagunakan Pembelajaran TIK di Provinsi Maluku. Dengan tidak bosan-bosannya Ibu Kepala Dinas Dikbud menyampaikan pada setiap kesempatan untuk mengajak katong samua, baku gandeng tangan memajukan dunia pendidikan di Maluku. Mari katong dedikasikan sisa umur pengabdian katong, bagi kemajuan dan kecerdasan anak-anak di Maluku, mengakhiri sambutannya.

Berita Terkait