MENYONGSONG ACARA PUNCAK GERNAS BBI “AROMA MALUKU” SMK NEGERI 5 AMBON SELENGGARAKAN LOMBA KULINER WARISAN MALUKU

Admin Web 2021-11-12 09:20:14 Berita Dinas 1036x dibaca
MENYONGSONG ACARA PUNCAK GERNAS BBI “AROMA MALUKU” SMK NEGERI 5 AMBON SELENGGARAKAN LOMBA KULINER WARISAN MALUKU

Setelah kegiatan Workshop Kuliner Aroma Maluku di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Maluku pada tanggal 25 Oktober 2021 yang lalu, kali ini bertempat di SMK Negeri 5 Ambon digelar Lomba Kuliner Warisan Maluku yang diikuti oleh perwakilan siswa – siswi SMK di Kota Ambon dan sekitarnya. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Senin, 8 November 2021 merupakan kegiatan pendukung dan rangkaian persiapan acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonedia (BBI) “Aroma Maluku” yang akan diselenggarakan di Kota Ambon pada tanggal 29 November 2021 yang akan datang.

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Tahun 2021 ini digelar dengan mengusung tema “Aroma Maluku”, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) bersama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku mendorong UMKM, khususnya di Provinsi Maluku untuk mempromosikan narasi rempah dan kekayaan Maluku melalui digital marketing. Maluku merupakan provinsi kepulauan yang sudah dikenal kekayaan rempahnya sejak zaman kolonialisme. Rempah, seperti cengkih dan pala, adalah tumbuhan endemik dari Maluku, merupakan potensi besar yang harus didorong melalui UMKM dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital saat ini.

Kegiatan pendukung Gernas BBI “Aroma Maluku” yakni Lomba Kuliner Warisan Maluku di SMK Negeri 5 Ambon dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Bapak Husen, S.Pd, M.Pd mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutan Kepala Dinas Dikbud yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas menyampaikan bahwa Lomba Kuliner Warisan Budaya Maluku Tahun 2021, merupakan salah satu bentuk kegiatan dari rangkaian Acara Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Gernas GBBI 2021, yang Puncak acaranya akan dilaksanakan pada Tanggal 29 November 2021 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Kota Ambon Provinsi Maluku.

Provinsi Maluku yang terdiri dari 11 Kabupaten/Kota memiliki aneka ragam makanan tradisional yang menjadi identitas budaya lokal, seperti : Papeda, Sagu, Ikan bakar colo-colo, Enbal, Nasi Lapola, Inasua, Ikan Asar, Ikan Kuah Pala, dan masih banyak lagi makanan tradisional baik makanan utama maupun kudapan khas Maluku. Pengenalan makanan tradisional kepada generasi muda diharapkan dapat menjadi penguatan identitas budaya lokal. Saat ini melalui kecanggihan teknologi, anak-anak kita telah dapat menyaksikan dan bahkan menikmati berbagai kuliner yang ada di seluruh penjuru dunia, hanya cukup dengan sekali “klik” pada smartphon yang ada pada genggaman tangan mereka, maka tak dapat kita pungkiri bahwa kuliner tradisional kini tengah bersaing dengan kuliner internasional dalam hal cita rasa maupun penampilan di mata generasi muda.

Lanjut Sekretaris Dinas, minat generasi muda sesungguhnya merupakan salah satu unsur penting dalam pelestarian warisan budayakita. Kuliner tradisional tak lepas dari warisan budaya yang harus kita jaga dan wariskan ke anak cucu kita.Makanan tradisional Maluku bahkan telah mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya Tak Benda Nasional yakni Enbal, Gula Merah Saparua dan Inasua, maka diharapkan perlu ada upaya dari kita selaku masyarakat pemiliknya untuk tidak hanya menjaga dalam bentuk aslinya, tapi mengembangkannya dengan penuh kreatifitas sehingga dapat diolah menjadi hidangan yang menarik penampilannya dan enak serta unik cita rasanya.

Lomba kuliner warisan Maluku yang diselenggarakan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kreatifitas, inovasi, dan daya saing siswa SMK dalam mengolah makanan tradisional Maluku. Mengakhiri sambutan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini, semoga ke depan kita bisa terus melestarikan dan menyumbangkan Kuliner Warisan Maluku, tutupnya.

Berita Terkait